Averaging adalah strategi di mana trader nambah posisi di transaksi yang udah dibuka saat harga bergerak melawan posisi awal. Tujuannya adalah buat nurunin rata-rata harga masuk (average entry price), jadi kalau harga balik ke arah yang diinginkan, trader bisa cepat dapet untung atau paling nggak, ngurangin kerugian.
Ada dua jenis averaging yang sering dipakai di
trading forex:
1. Averaging Down
Ini dipakai saat harga bergerak berlawanan dari posisi awal. Contohnya, kalau kamu beli EUR/USD di harga 1.1000 dan harga turun ke 1.0900, kamu bakal nambah posisi beli lagi. Ini bakal nurunin rata-rata harga masuk, jadi kalau harga balik naik, kamu bisa dapet untung lebih cepat.
2. Averaging Up
Ini kebalikannya Averaging Down. Kamu nambah posisi pas harga bergerak sesuai prediksi. Misalnya, kamu beli EUR/USD di 1.1000, lalu harga naik ke 1.1100, kamu tambah lagi posisi beli buat maksimalkan keuntungan.