Pada dasarnya, Range Trading bekerja dengan cara mengidentifikasi dua level penting di pasar, yaitu support dan resistance. Support adalah level harga di mana permintaan cukup kuat untuk menghentikan penurunan harga, sementara resistance adalah level harga di mana penawaran cukup kuat untuk menghentikan kenaikan harga.
Trader yang menggunakan teknik ini akan membeli pasangan mata uang ketika harga mendekati level support, dan akan menjualnya ketika harga mendekati level resistance. Hal ini dilakukan dengan asumsi bahwa harga tidak akan menembus level-level tersebut dan akan berbalik arah dalam rentang yang telah ditentukan.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam Range Trading adalah pentingnya mengidentifikasi kondisi pasar yang tepat. Teknik ini lebih efektif ketika pasar berada dalam kondisi konsolidasi, yaitu ketika harga bergerak dalam rentang yang sempit dan tidak ada tren yang jelas. Di pasar yang tren-nya kuat, teknik ini mungkin tidak memberikan hasil yang diinginkan.